Oli atau pelumas di motor matic, tidak hanya untuk mesin. Tapi,
pelumas juga dibutuhkan buat girboks. Oli girboks dimasukkan
oli khusus. Tidak hanya menjual oli mesin, tapi juga oli girboks.
Membuat konsumen juga kudu merogoh kocek tambahan karena
harus beli pelumas girboks.
Karena begitu, beberapa pengguna motor matic banyak yang
Karena begitu, beberapa pengguna motor matic banyak yang
bertanya. Apakah bisa oli girboks diganti dengan oli mesin? Jadi,
kalau beli satu liter, 800 ml untuk oli mesin dan sisanya bisa
dipakai untuk girboks.
Bahkan masih sisa 100 ml. Karena oli girboks matic rata-rata
Bahkan masih sisa 100 ml. Karena oli girboks matic rata-rata
penggantian hanya butuh 100 ml. Jadi, sisanya masih bisa
dipakai 2 kali. Cukup menghemat bagi kantong biker.
Bayangkan jika harus beli oli girboks matic. Butuh biaya
Bayangkan jika harus beli oli girboks matic. Butuh biaya
Rp 10 sampai 15 ribu satu botolnya. Kalau dikalikan 2 kali
bisa hitung sendiri kan?
Kembali lagi soal pertanyaan, boleh tidak sih menggunakan
Kembali lagi soal pertanyaan, boleh tidak sih menggunakan
oli mesin untuk girboks? Ini jadi dilema karena di kemasan
masing-masing oli girboks yang dijual tidak mencantumkan
spek teknis yang jelas. Seperti kekentalan atau biasa disebut SAE.
Kalau menjawab pertanyaan itu bisa kita kilas balik. Pertama
Kalau menjawab pertanyaan itu bisa kita kilas balik. Pertama
kali Yamaha meluncurkan Yamaha Nouvo, oli girboks
memang belum dijual. Pihak pabrikan ketika itu merekomendasi
menggunakan oli mesin.
Ketika itu memang terlihat simpel. Supaya pemakai
Ketika itu memang terlihat simpel. Supaya pemakai
motor yang rata-rata menggunakan bebek mau beralih
ke matic. Buat merayu biker supaya menganggap matic
perawatannya ringan juga murah. Tidak perlu beli pelumas tambahan.
Soal pernyataan simpel ini beberapa kru redaksi pernah ikut
Soal pernyataan simpel ini beberapa kru redaksi pernah ikut
pelatihan di salah satu pabrikan pada tahun 2003 atau 2004.
Khusus belajar mesin motor matic. Instrukturnya mengatakan,
kalau oli girboks bisa pakai oli mesin.
Nah, dari situ bisa dicermati. Secara spek, ketika itu
Nah, dari situ bisa dicermati. Secara spek, ketika itu
motor-motor lokal masih menggunakan pelumas yang
kental. Pabrikan merekomendasikan oli mesin pakai
SAE 20W40. Atau ada juga yang SAE 20W50.
Jadi, kalau sekarang mau menggunakan oli mesin
Jadi, kalau sekarang mau menggunakan oli mesin
untuk oli girboks harus hati-hati. Karena oli motor matic
sekarang ada yang punya kekentalan 10W-30. Sedangkan
oli girboks harus kental. Selain bisa meredam suara juga gesekkan.
Penggunaan oli mesin untuk girboks bisa masuk akal
Penggunaan oli mesin untuk girboks bisa masuk akal
sih kalau diperbolehkan. Apalagi jika dilihat secara
sepintas, kerja girboks lebih ringan dibanding oli mesin.
Sedangkan putaran mesin cukup tinggi. Kerja pelumas
Sedangkan putaran mesin cukup tinggi. Kerja pelumas
cukup berat. Apalagi dibarengi kompresi dan panas
pembakaran. Jika dianggap oli mesin kalau darurat
bisa dipakai di girboks. Tapi, ingat ya pakai yang kental SAE-nya
OLI GIRBOKS MOBIL
Oli girboks mobil dulu, kekentalannya antara SAE 90
OLI GIRBOKS MOBIL
Oli girboks mobil dulu, kekentalannya antara SAE 90
atau bahkan SAE 120. Zaman doeloe, girboks mobil
memang masih kasar-kasar alias belum presisi.
Sehingga butuh pelumas kental supaya tidak berisik.
Namun sekarang di mobil baru kekentalannya SAE 75.
Oli girboks mobil matic beda lagi. Sangat encer seperti
Oli girboks mobil matic beda lagi. Sangat encer seperti
oli power steering. Karena encer, tidak direkomendasi
di girboks motor matic. Meski antara mobil dan motor
Tweet