- Bagi pemilik hyper underbone Suzuki Satria FU150 yang ogah tampil standar,
modifikasi simpel bisa jadi solusi. Gak perlu ribet-ribet! Cukup modif sederhana
dan mengandalkan part aksesori PnP alias plug and play.
Apalagi part aksesori khusus buat FU membludak di pasaran, jadi mudah
mencarinya. Sedikit sentuhan di bagian kaki-kaki dan bodi serta
mengaplikasi aksesori PnP, tongkrongan FU dijamin beda dari yang lain.
modifikasi simpel bisa jadi solusi. Gak perlu ribet-ribet! Cukup modif sederhana
dan mengandalkan part aksesori PnP alias plug and play.
Apalagi part aksesori khusus buat FU membludak di pasaran, jadi mudah
mencarinya. Sedikit sentuhan di bagian kaki-kaki dan bodi serta
mengaplikasi aksesori PnP, tongkrongan FU dijamin beda dari yang lain.
“Utamanya adopsi aksesori. Sebab buat tampilan, hal itu paling berpengaruh,”
ujar Rini dari gerai F16. Aksesori racing style (RS) yang paling jadi
favorit yakni setang model racing dan footstep underbone.
Untuk setang pilihannya bervariasi, ada yang posisinya bisa diadjust atau
mengandalkan setang bawaan Suzuki Raider (Thailand) yang punya profil
lebih pendek. Gunanya? Jelas agar posisi riding lebih merunduk khas motor balap.
Selain itu, aplikasi footstep racing juga gak sulit kok! Dengan posisi
kaki yang bergeser ke belakang, riding position dijamin lebih mantaff...!
Namun begitu, pemasangan kedua peranti itu butuh penyesuaian
terhadap sang rider! Buat yang belum terbiasa, posisi yang agak
merunduk ditambah pijakan kaki yang mundur tadi, bisa membuat
rider merasakan pegal di bagian lengan dan bahu. So walau sifatnya
hanya sementara yang akan hilang jika sudah terbiasa, buat yang gak
fanatik RC, pikir dua kali deh!
ujar Rini dari gerai F16. Aksesori racing style (RS) yang paling jadi
favorit yakni setang model racing dan footstep underbone.
Untuk setang pilihannya bervariasi, ada yang posisinya bisa diadjust atau
mengandalkan setang bawaan Suzuki Raider (Thailand) yang punya profil
lebih pendek. Gunanya? Jelas agar posisi riding lebih merunduk khas motor balap.
Selain itu, aplikasi footstep racing juga gak sulit kok! Dengan posisi
kaki yang bergeser ke belakang, riding position dijamin lebih mantaff...!
Namun begitu, pemasangan kedua peranti itu butuh penyesuaian
terhadap sang rider! Buat yang belum terbiasa, posisi yang agak
merunduk ditambah pijakan kaki yang mundur tadi, bisa membuat
rider merasakan pegal di bagian lengan dan bahu. So walau sifatnya
hanya sementara yang akan hilang jika sudah terbiasa, buat yang gak
fanatik RC, pikir dua kali deh!
Lanjut! Selain peranti tadi, bagian kaki-kaki juga gak kalah penting.
Pilihannya dari mengaplikasi pelek jari-jari sampai up-grade bagian
sokbreker. Dengan sumbu roda yang agak panjang untuk ukuran
motor bebek yakni 1.280 mm, jelas butuh peranti pendukung.
So, gak percuma rasanya kalau performa suspensi standar ikut
diup-grade. Selain membuat bagian suspensi tampil beda, handling FU
juga ikut terdongkrak. Yang pasti, rebound sok harus menyesuaikan
bobot rider. Makin berat sang rider, menuntut rebound sok yang agak keras, begitupun sebaliknya.
Lanjut ke bagian akhir, yakni bodi. Di sektor ini ada beberapa cara
bisa diaplikasi agar tampilan FU tambah eye catcing, di antaranya
mengaplikasi bodi Suzuki Satria FU Thailand alias Suzuki Raider.
Dengan tampilan cover side leg yang mungil, mesin tegak FU jadi
semakin jelas terlihat. Masalah dudukan bodi gak perlu khawatir.
Sebab walau bentuknya lebih ramping dan simpel, namun semua
posisi baut sama persis.
Mau tetap mengandalkan bodi standar? Boleh aja, tinggal bermain
cutting sticker. “Selain lebih murah dari teknik airbrush, kalau bosan
bisa gonta-ganti motif,” tutup Dedy dari Nine Works Graphic yang
buka gerai di daerah Pondok Pinang, Jaksel ini.
Pilihannya dari mengaplikasi pelek jari-jari sampai up-grade bagian
sokbreker. Dengan sumbu roda yang agak panjang untuk ukuran
motor bebek yakni 1.280 mm, jelas butuh peranti pendukung.
So, gak percuma rasanya kalau performa suspensi standar ikut
diup-grade. Selain membuat bagian suspensi tampil beda, handling FU
juga ikut terdongkrak. Yang pasti, rebound sok harus menyesuaikan
bobot rider. Makin berat sang rider, menuntut rebound sok yang agak keras, begitupun sebaliknya.
Lanjut ke bagian akhir, yakni bodi. Di sektor ini ada beberapa cara
bisa diaplikasi agar tampilan FU tambah eye catcing, di antaranya
mengaplikasi bodi Suzuki Satria FU Thailand alias Suzuki Raider.
Dengan tampilan cover side leg yang mungil, mesin tegak FU jadi
semakin jelas terlihat. Masalah dudukan bodi gak perlu khawatir.
Sebab walau bentuknya lebih ramping dan simpel, namun semua
posisi baut sama persis.
Mau tetap mengandalkan bodi standar? Boleh aja, tinggal bermain
cutting sticker. “Selain lebih murah dari teknik airbrush, kalau bosan
bisa gonta-ganti motif,” tutup Dedy dari Nine Works Graphic yang
buka gerai di daerah Pondok Pinang, Jaksel ini.
| Part | Merek | Harga |
| Aksesoris | ||
| Setang | aftermarket Thailan | 300 ribu |
| orisinal Suzuki Rider | 600 ribu | |
| setang adjustable | 750 ribu | |
| posh | 250 ribu | |
| Footstep | NUI Racing | 650 ribu |
| Yoshimura | 370 - 475 ribu | |
| Pro | 350 ribu | |
| Gas spontan | orisinal TZM | 130 - 280 ribu |
| Headlamp | Tipe smoke | 150 ribu |
| Bodi | ||
| Cutting sticker | Nine Works Graphic | 400 - 800 ribu |
| COver side leg dan Cowling | Thailand | 275 - 475 ribu |
| Under tail cover | Lokal | 400 ribu |
| Striping | Decal Studio | 150 - 275 ribu |
| Kaki-Kaki | ||
| Sokbreker belakang | YSS | 450 - 4,5 juta |
| KTC | 1,4 juta | |
| Kitaco | 1,3 juta | |
| Sok Upside down | aftermarket | 2 - 3 juta |
| Tromol depan model Kawasaki Ninja | Ride it | 250 ribu |
Tweet